Kota Jambi – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Jambi menetapkan M. Ilham, S.Ud., M.Ag sebagai Ketua DPD BKPRMI Kota Jambi periode 2026–2031. Ia terpilih melalui mekanisme musyawarah mufakat dalam sidang pleno yang berlangsung khidmat di Gedung IPQOH Provinsi Jambi, Jumat (14/2/2025).
Penetapan tersebut dilakukan setelah M. Ilham menjadi satu-satunya calon yang dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan pencalonan serta memperoleh dukungan dari tujuh Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) se-Kota Jambi. Sidang pleno dipimpin oleh Nour Zahyuni, S.Ag., M.Pd.I bersama presidium Romi Kurniawan, S.Pd.I, Suhermanto, S.Sy, Said Muhammad Hapiz, S.Pd.I, dan Ahmad Fajri, SE.
Musda VIII kali ini tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis dalam merumuskan arah gerakan organisasi lima tahun mendatang.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, di antaranya Wali Kota Jambi yang diwakili Camat Jambi Selatan Drs. Darmawansyah, Wasekjend Dewan Pengurus Pusat (DPP) sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Provinsi Jambi Hudori, S.Ag., M.H, Ketua DPW BKPRMI Provinsi Jambi M. Gusni, S.Sos.I, unsur kepolisian dan TNI yang diwakili Kapolsek Jambi Selatan dan Danramil Jambi Selatan, perwakilan Kementerian Agama Kota Jambi, serta sejumlah pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan di Kota Jambi.
Hadir pula Ketua DPD Karateker BKPRMI Kota Jambi H. Abdul Rahim, SP, mantan Ketua DPD BKPRMI Kota Jambi dua periode M. Toyib, S.Ag, para Dewan Penasehat, pengurus BKPRMI, serta DPK se-Kota Jambi.
Dalam sambutan perdananya, M. Ilham menegaskan bahwa amanah kepemimpinan ini akan dijalankan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab dakwah dan pembinaan generasi muda. Dengan semangat ukhuwah Islamiyah, kita akan bergerak bersama memperkuat peran pemuda masjid di Kota Jambi,” ujarnya.
Salah satu agenda prioritas yang disampaikan adalah sinergi pemberantasan buta baca Al-Qur’an melalui pembentukan dan penguatan TPA/TPQ di setiap kecamatan. Program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif antara BKPRMI, pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah.
Menurutnya, penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak dini merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berakhlak dan berdaya saing.
“Kita ingin memastikan anak-anak Muslim di Kota Jambi memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Ini bagian dari kontribusi BKPRMI dalam mewujudkan Jambi Bahagia,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, BKPRMI Kota Jambi diharapkan semakin solid, profesional, dan inovatif dalam menjalankan peran dakwah serta pembinaan karakter generasi muda Islam di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. (***)

Posting Komentar