Pasien Kehilangan Uang dan Barang Berharga di RSUD Sungai Bahar, Keamanan Rumah Sakit Disorot
MUARO JAMBI — Akses keamanan di lingkungan RSUD Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi sorotan setelah seorang pasien rawat inap dilaporkan menjadi korban pencurian barang berharga dan uang tunai pada Rabu (23/9/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Sumiyem, warga Bahar Selatan. Peristiwa dugaan pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 03.05 WIB di ruang rawat inap penyakit dalam dewasa saat korban tengah menjalani perawatan medis.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp6 juta, satu unit ponsel pintar merek Samsung, serta sebuah kacamata.
Kejadian ini memicu kekhawatir di tengah masyarakat, mengingat rumah sakit seharusnya menjadi fasilitas publik yang memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarga pengampu. Peristiwa pencurian di dalam ruang perawatan ini mendorong warga mendesak manajemen rumah sakit dan pihak kepolisian untuk segera bertindak tegas.
Masyarakat meminta pihak RSUD Sungai Bahar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan keamanan lingkungan rumah sakit, khususnya pada jam-jam rawan dari malam hingga dini hari. Evaluasi rekam jejak CCTV serta penelusuran terhadap pergerakan orang di sekitar lokasi kejadian diharapkan dapat menjadi titik terang penanganan kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku pencurian belum berhasil ditangkap. Penanganan kasus ini masih membutuhkan konfirmasi resmi dan tindak lanjut lebih lanjut dari pihak manajemen RSUD Sungai Bahar maupun aparat penegak hukum setempat.
Warga berharap aparat penegak hukum dan manajemen RSUD Sungai Bahar dapat mengusut tuntas kasus ini guna memastikan jaminan keamanan serta mencegah peristiwa serupa terulang kembali di masa mendatang. (Jeki)









